Adu nasib bersama internet
sudah sepantasnya gadget yang ada di pungsikan dengan teliti dan benar, bahkan jika lebih profesional lagi akan menghasilkan nominal-nominal yang bermuara dalam warna-warni kertas berserakan.
karena bukan tidak mungkin lagi, lebih-lebih serba modern para pemuda bangsa ini tak pernah kosong jari-jemarinya dari eletronik yang berupa handpond, dari tingkatan siGNal E, naik lagi H+, berubah lagi 3G, berubah lagi 4G. hal ini menandakan keinginan untuk selalu update terbuka lebar pada diri mereka. pemuda bangsa lebih senang mencari ketenangan diri untuk berkreasi, melalui internet yang berlabel WIF, entah apa yang sebenarnya mereka lakukan,,?? lebih-lebih warung kopi, hampir stiap malam dipadati dengan wajah-wajah ayem tenang seakan tak ada problem apapun dalam pikirannya, jika ditelaah lebih dalam lagi WIF atau kuota (paketan) bisa dikatakan kebutuhan pokok oleh sebagian dari mereka. bagaimana tidak??? setiap mereka yang sudah kehabisan paketan atau WIF nya lagi problem, mereka gelisah dan jenuh untuk melakukan aktivitas kesahariannya, dan itu sudah bisa dirasakan oleh pemegang gadget tersebut. namun sayang sekali jika gadget yang mereka miliki dan selalu merumpun dalam warung kopi hanya melakukan chattingan belaka, berapa banyak kerugian yang tanpa mereka sadari, baik dari materi atau waktu hanya demi kesenangan yang tak berarti...
sungguh rugi jika pemuda bangsa tak pernah berpikir lebih dewasa lagi.
#pemuda-bangsa
#ayo-jaya
#untuk-indonesia-tercinta
sudah sepantasnya gadget yang ada di pungsikan dengan teliti dan benar, bahkan jika lebih profesional lagi akan menghasilkan nominal-nominal yang bermuara dalam warna-warni kertas berserakan.
karena bukan tidak mungkin lagi, lebih-lebih serba modern para pemuda bangsa ini tak pernah kosong jari-jemarinya dari eletronik yang berupa handpond, dari tingkatan siGNal E, naik lagi H+, berubah lagi 3G, berubah lagi 4G. hal ini menandakan keinginan untuk selalu update terbuka lebar pada diri mereka. pemuda bangsa lebih senang mencari ketenangan diri untuk berkreasi, melalui internet yang berlabel WIF, entah apa yang sebenarnya mereka lakukan,,?? lebih-lebih warung kopi, hampir stiap malam dipadati dengan wajah-wajah ayem tenang seakan tak ada problem apapun dalam pikirannya, jika ditelaah lebih dalam lagi WIF atau kuota (paketan) bisa dikatakan kebutuhan pokok oleh sebagian dari mereka. bagaimana tidak??? setiap mereka yang sudah kehabisan paketan atau WIF nya lagi problem, mereka gelisah dan jenuh untuk melakukan aktivitas kesahariannya, dan itu sudah bisa dirasakan oleh pemegang gadget tersebut. namun sayang sekali jika gadget yang mereka miliki dan selalu merumpun dalam warung kopi hanya melakukan chattingan belaka, berapa banyak kerugian yang tanpa mereka sadari, baik dari materi atau waktu hanya demi kesenangan yang tak berarti...
sungguh rugi jika pemuda bangsa tak pernah berpikir lebih dewasa lagi.
#pemuda-bangsa
#ayo-jaya
#untuk-indonesia-tercinta
Comments
Post a Comment